Manajemen keuangan untuk mengatur keuangan generasi millenial

Manajemen keuangan untuk mengatur keuangan generasi millenial

Mengelola keuangan untuk anak muda

Manajemen keuangan untuk mengatur keuangan generasi millenial – Manajemen keuangan bukan hanya tugas seorang akuntan atau mahasiswa fakultas ekonomi saja. Selama Anda hidup di dunia di mana uang menjadi alat tukar dan instrumen kekayaan, melakukan manajemen keuangan yang baik juga menjadi hal yang wajib Anda kuasai.

Tidak hanya penting dilakukan saat sudah menikah dan berkeluarga, kemampuan ini pun semestinya juga penting dan wajib Anda latih sejak Anda masih di bangku sekolah atau awal-awal bekerja. Sebab, jika Anda tidak bisa memanajemen keuangan dengan baik sejak masih muda, Anda akan lebih kesulitan lagi ketika sudah dewasa.

Agar tidak salah dalam mengatur keuangan, berikut adalah beberapa manajemen keuangan yang cocok dilakukan anak muda seperti Anda:

Manajemen Keuangan dengan Cara Menabung

Setelah menerima gaji, ada baiknya jika Anda langsung menyisihkan 10 sampai 20 persen dari total gaji yang Anda peroleh untuk ditabung. Nah, agar Anda tidak mengusik-usik uang tabungan ini, sebaiknya buatlah rekening baru yang tidak memiliki fasilitas kartu debit khusus untuk menempatkan dana tabungan. Dengan cara ini, uang tabungan Anda pasti akan lebih aman, karena tidak tercampur dengan uang untuk keperluan sehari-hari.

Menyusun program jangka panjang

Penyusunan program jangka pendek dan jangka panjang memiliki peranan integral dalam manajemen keuangan Anda. Hitung pemasukan bulanan Anda mulai dari gaji pokok sampai tunjangan lainnya, jangan lupa untuk memasukkan pemasukan tambahan dari pekerjaan lainnya juga.

Ketelitian anggaran sangat penting, karena jika diakumulasikan dalam setahun, nantinya dapat berpengaruh cukup signifikan pada anggaran yang Anda buat. Catat pemasukan Anda ke dalam sebuah catatan, bisa di buku khusus, ataupun Anda juga dapat menggunakan sebuah program Microsoft Office seperti Excel yang dapat membantu Anda dalam mencatat setiap kegiatan secara detail.

Anda juga dapat menggunakan App di Android untuk membantu mencatat setiap pengeluaran harian. Hal ini akan memudahkan Anda mencatat setiap pengeluaran yang dapat Anda buat sambil beraktifitas. Ada banyak aplikasi gratis maupun berbayar yang tersedia di Google Play Store seperti Money Pro dan Money Lover.

Selain perhitungan pemasukan, perhitungan pengeluaran juga penting, karena hal ini berpengaruh besar pada penghematan yang Anda lakukan. Namun selain soal perincian anggaran, juga penting bagi Anda untuk melihat kembali pengeluaran harian, bulanan sampai pengeluaran musiman yang mungkin Anda lakukan.

Bedakan setiap pengeluaran dan urutkan prioritasnya masing-masing, pisahkan pengeluaran yang Anda butuhkan (needs) dan pengeluaran yang Anda inginkan (wants). Rencanakan kebutuhan Anda secara bulanan dan bujet yang Anda sediakan setiap bulan. Apa barang yang ingin Anda beli tahun ini dan tahun depan?

Masukkan semuanya dalam catatan Anda karena kita akan coba realisasikan dengan proses perencanaan keuangan yang mendetail. Karena itu, ikuti langkah yang kami berikan sampai selesai untuk dapat mewujudkan impian jangka panjang Anda.

Manajemen Keuangan dengan Cara Membuat Alokasi Anggaran

Selain menyisihkan sebagaian gaji untuk ditabung, Anda juga harus pintar-pintar membaginya dalam beberapa alokasi anggaran. Untuk keperluan harian seperti biaya makan, transportasi, dan lain-lain, kemungkinan Anda akan membutuhkan 40 sampai 50 persen dari total gaji. Kemudian, 20 sampai 30 persen sisanya bisa Anda alokasikan untuk keperluan lain seperti untuk bersedekah, anggaran bersenang-senang dan rekreasi, ataupun berinvestasi.

 Manajemen Keuangan dengan Cara Membuat Tujuan Keuangan

Dengan usia yang masih muda, Anda tentu lebih memiliki keleluasaan dalam menyusun masa depan atau mengapai keinginan-keinginan yang didambakan. Karenanya, membuat tujuan keuangan bisa menjadi salah satu cara agar Anda lebih fokus dalam memanajemen keuangan. Misalnya saja jika Anda berkeinginan untuk berhaji di usia muda, Anda bisa mulai merencanakan anggaran keuangan untuk tabungan haji mulai dari sekarang. Dengan memiliki tujuan keuangan seperti ini, secara tidak langsung Anda pasti akan lebih hemat dan berhati-hati dalam membelanjakan uang.

Manajemen Keuangan dengan Cara Menyiapkan Tabungan Hari Tua

Baru saja bekerja, kok sudah harus menyiapkan tabungan hari tua? Tentu saja iya. Anda harus membuang jauh-jauh pemikiran bahwa menyiapkan dana pensiun bisa dilakukan nanti saat sudah tua dan mendekati usia pensiun.

Hal ini sesuai dengan prinsip time value of money. Maksudnya, semakin dini Anda memulai, beban kebutuhan investasi untuk dana masa depan pun akan lebih ringan. Terlebih lagi, semakin usiamu bertambah, kebutuhan hidup pastinya juga semakin meningkat. Anda harus mencukupi kebutuhan anak, istri, dan belum lagi ada inflasi yang setiap tahun angkanya cenderung naik.

Sementara, produktivitas yang Anda miliki justru akan semakin menurun dengan semakin bertambahnya usia. Jika Anda tidak menyiapkan tabungan hari tua selagi masih muda, Anda akan lebih sulit lagi untuk menyiapkannya kelak ketika kebutuhan hidupmu sudah semakin banyak.

Investasi aset

Ada berbagai macam jenis investasi yang dapat Anda mulai untuk menumbuhkan aset Anda dari nol. Emas menjadi pilihan yang paling masuk akal jika Anda adalah seorang pemula dalam berinvestasi. Kenapa emas? Emas memiliki nilai fundamental yang terjaga nilainya karena itu bahkan banyak investor veteran yang tetap memiliki sejumlah emas dalam brankas mereka.

Selain karena perihal diversivikasi portofolio, emas merupakan aset yang sangat likuid, yang berarti dapat dirupiahkan secara langsung. Sangat dianjurkan kepada Anda untuk menggunakan dana di tabungan utama (setelah disisihkan untuk belanja bulanan) untuk membeli emas batangan secara rutin. Harga emas hari ini berkisar di harga Rp. 600 ribu per gram.

Jika Anda membeli emas, akan lebih baik untuk membeli emas di toko emas, karena Anda akan diberikan nota yang dapat Anda gunakan untuk menjual emas batangan tersebut dengan selisih Rp. 5 ribu saja. Jika dibandingkan dengan Anda membeli emas secara online, harga jual dapat jatuh sampai 10%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *