Angkutan Barang di Tol Japek Dibatasi

Angkutan Barang di Tol Japek Dibatasi

Angkutan Barang di Tol Japek Dibatasi

Angkutan Barang di Tol Japek Dibatasi, – Kementerian Perhubungan membatasi angkutan barang di jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) jelang HUT RI ke-75 dan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah.

Pembatasan tertuang dalam Surat Edaran nomor SE.17/AJ.201/DRJD/2020 tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang Pada Masa Arus Mudik dan Arus Balik Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 Tahun 2020. Dan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi menyatakan pembatasan berlaku untuk angkutan arah ke Jawa mulai dari Gerbang Tol Cikarang Barat hingga Gerbang Tol Palimanan. Selanjutnya, angkutan barang akan dialihkan menuju jalan arteri.

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengklaim keputusan uji coba pembatasan angkutan barang atau truk di ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek) merupakan keputusan bersama. Bahkan, dalam waktu dekat angkutan golongan II (truk dengan dua gandar) angkutan golongan III (truk dengan tiga gandar) bakal dibatasi untuk melintasi tol Jakarta-Cikampen.

”Dalam waktu dekat inu, angkutan golongan II dan III akan kami batasi melintasi tol Jakarta-Cikampek. Mereka (para pengemudi truk, Red) kami imbau untuk melintas jalan antar kawasan,” terang Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, kemarin.

“Untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan, pada masa arus mudik dan balik HUT RI dan Tahun Baru Islam, maka kami melakukan pembatasan operasional angkutan barang pada Tol Jakarta-Cikampek,” kata Budi seperti dikutip dari rilis resmi, Jumat.

Ada pun pembatasan operasional angkutan barang berupa pengalihan arus lalu lintas dari Jalan Tol menuju Jalan Arteri dilakukan dengan ketentuan:

a. Arus mudik (mobil barang dikeluarkan di Gerbang Tol Cikarang Barat dan masuk kembali di Gerbang Tol Palimanan):

– Tanggal 14 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan tanggal 15 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB;

– Tanggal 19 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan tanggal 20 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB.

b. Arus balik (mobil barang dikeluarkan Gerbang Tol Palimanan IV dan masuk kembali di Gerbang Tol Cikarang Barat):

– Tanggal 17 Agustus 2020 pukul 08.00 WIB sampai dengan tanggal 18 Agustus 2020 pukul 08.00 WIB;

– Tanggal 23 Agustus 2020 pukul 08.00 WIB sampai dengan tanggal 24 Agustus 2020 pukul 08.00 WIB.

Bambang mengaku, adanya keluhan pengusaha industri di Kabupaten Bekasi terkait uji coba pembatasan truk tidak mendasar. Sebab, sebelum menjadi keputusan kebijakan itu sudah disepakati bersama-sama oleh semua pihak. ”Termasuk perwakilan industri kami menyetujui. Jadi tidak tepat kalau sekarang mereka keberatan,” paparnya.

Apalagi, kata Bambang juga, uji coba pembatasan angkutan kedua ini sudah efektif mengurangi beban tol Japek. Lantaran pelarangan tol pada jam sibuk antara pukul 06:00-09:00 WIB menaikkan kecepatan laju kendaraan mencapai 80 kilometer (km) per jam, dari sebelumnya yang hanya 10-20 km/jam.

“Pembatasan ini berlaku bagi mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih. Mobil barang dengan kereta tempelan, mobil barang dengan kereta gandengan, mobil barang yang digunakan untuk mengangkut bahan galian meliputi tanah, pasir, dan/atau batu, bahan tambang, dan bahan bangunan,” tambah Budi.

Lebih lanjut, Budi menyatakan pembatasan angkutan barang ini tidak berlaku bagi kendaraan angkutan barang dengan muatan bahan bakar minyak/bahan bakar gas. Barang ekspor dan impor dari dan ke pelabuhan ekspor/impor, air minum dalam kemasan, ternak, pupuk, hantaran pos dan uang. Serta barang-barang pokok seperti beras, tepung terigu, dan sebagainya.

Comments are closed.